Selasa, 20 Januari 2015

DUKUNG KPK SELESAIKAN KASUS REKENING GENDUT POLRI,BLBI & CENTURY

Jakarta - Puluhan massa kembali berkumpul di depan gedung KPK, Jakarta, Senin (19/1), pukul 11.30 WIB. Ini adalah aksi kedua sepanjang paruh hari ini. "KPK didada ku... KPK kebanggan ku... Ku yakin kali ini pasti menang," demikian lagu yang dinyanyikan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH), dengan Koordinator Aksinya oleh Torkis P Siregar, SH

"Ini tidak ada kaitannya dengan BG, kami mendukung KPK untuk tetap konsisten menuntaskan dua kasus besar yaitu BLBI dan Century," tegas Torkis kepada Kriminalitas.com terkait aksinya.

Berbeda dengan orator aksi yang merupakan bagian dari GGMH yang menamakan dirinya Kang Mul, yang menyatakan dalam orasinya bahwa mereka mendesak KPK untuk juga menuntaskan kasus rekening gendut Polri disamping kasus besar lainnya.

"Kami mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus rekening gendut perwira polri. Kami juga mendesak agar kasus BLBI, Century, Hambalang, Wisma Atlet agar segera dituntaskan,” teriakan Kang Mul orator aksi.

Massa juga menyebut-nyebut nama presiden sebagai kepala negara dan mengutarakan harapan agar presiden konsisten dalam agenda revolusi mentalnya guna memperkuat kiprah KPK dalam memberantas korupsi.

Aksi ini berlangsung setelah aksi yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) beberapa menit sebelumnya. Polisi yang berjaga di gedung KPK nampak tidak kewalahan mengamankan aksi yang berlangsung dua tahap ini karena massa juga menegaskan sikap bahwa ini adalah aksi simpati. (red)"Seseorang yang sudah dinyatakan tersangka oleh KPK, maka KPK sesuai dengan sikap selama ini sudah diberikan. Maka harus konsisten, meminta untuk tidak dilakukan pelantikan dan itu sikap yang biasa sudah dilakukan selama ini," sambung Bambang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar