PU BINAMARGA PROPINSI JABAR DI DEMO
Posting : Tgl 23 Juli 2014
by : Mr.Asra
Bandung AN,Puluhan orang Aktivis Antikorupsi LSM Gerakan
Ganyang Mafia Hukum (GGMH) melakukan aksi di jalan Asia-afrika depan Kantor
Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Jawa Barat. LSM GGMH mempertanyakan mengenai
Anggaran Perbaikan dan Pemeliharaan Jalan Propinsi Jawa Barat sepanjang
2.191,29 KM yang menurut press realease
kepala dinas PU Binamarga HM.Guntoro bahwa perbaikan jalan sudah hamper 100% dalam katagori Mantap.
Namun LSM GGMH menilai bahwa pernyataan tersebut merupan
sebuah pencitraan saja, nyatanya realita di lapangan masih banyak ditemukan
jalan-jalan yang rusak parah dan membahayakan pengemudi ,khususnya para
pengendara Kendaraan roda dua (Motor),dimana pernah ditemukan di sekitar Ruas
jalan Lembang –setiabudi jalan dengan
keadaan buruk,padahal apabila melihat daftar pekerjaan ,rusa jalan tersebut
masih baru diperbaiki,namun diduga kwalitas pekerjaannya yang asal-asalan
dengan bahan yang asal-asalan pula sehingga kekuatannya berkurang dan
menimbulkan jalan menjadi bergelombang dan berlubang sehingga dapat
mengakibatkan Kecelakaan Lalu-lintas dan dapat menghilangkan nyawa orang lain.
“Kami pernah menemukan orang yang celaka saat motornya
menghindari lubang yang sangat dalam dan pengendara tersebut hilang
keseimbangan sehingga menabrak pengendara lain” tutur Tana seorang demonstran
GGMH
Realita dilapangan yang diterlusuri oleh tim investigasi
GGMH mendapatkan hasil banyak ruas jalan dan tembok penahan tanah serta Saluran
daerah milik Jalan yang dikerjakan tidak sesuai bestek sehingga keadaannya baru
6 bulan sudah rusak parah.
“Padahal anggaran perbaikan Jalan sangat besar hampir 1
Trilyunan dan biaya pemeliharaan jalan
sebesar Rp. 48 Milyar, untuk perbaikan hamper Rp.650 Milyar,namun Kami Kecewa
dengan pernyataan Kepala Dinas dan Gubernur Jabar bahwa perbaikan jalan
disebutkan sangat Mantap dan Hampir 100 % oke,namun pernyataan dan kenyataan
sangat Jauh sekali” tutur Koordinator Aksi Torkis P.Siregar SH.
Dalam aksi itu LSM GGMH sebagai elemen public yang bersifat social control
menyampaikan bahwa :
1, Kondisi Jalan rusak diwilayah jawa Barat patut diduga
pengerjaan jalan tidak sesuai kwalitas,spesifiksi,Bestek dan terjadi pengurangan
Volume bahan dan pekerjaan terindikasi terjadi kongkalingkong (KKN)
2. Rakyat telah melakukan kewajibannya membayar pajak kepada
Pemerintah RI,maka dengan ini Kami memuntut Gubernur Jawa Barat dan Dinas PU
Binamarga segera memperbaiki Jalan yang
rusak dengan benar dan berkwalitas sesuai dengan spesifikasi tehknik tanpa ada
pengurangan Volume.
3. Rakyat menuntut agar Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat
segera Meminta Maaf kepada para pengguna Jalan khususnya warga Jawa
Barat,Permintaan Maaf tersebut disampaikan melalui minimal 3 Media massa Lokal
atas keberadaan kondisi jalan yang rusak.
4. Jika poin diatas tersebut tidak di realisasikan oleh
pejabat instansi terkait,maka sebelum H-3 Lebaran kami akan segera mendatangi
KPK dan melaporkan semua data temuan yang kami duga terindikasi terjadi tindak
pencurian spesifikasi atau Volume dan Bahan ,kami mendesak KPK segera memeriksa
Dinas Bina Marga Jawa Barat yang terindikasi KKN anggaran Perbaikan dan dana
pemeliharaan Jalan yang diduga fiktif.
Pernyataan sikap tersebut ditanda-tangani oleh ketua Umum
LSM GGMH Torkis.P.Siregar.dan dibagikan kepada khalayak umum serta tidak mau adanya
Audiensi dengan Pihak terkait.
“ Kami akan terus melakukan Aksi dan Perngawasan terhadap
Pekerjaan PerbaIKan Jalan di dinas tersebut,jika ada temuan ,mulai dari proses
lelang,pelaksanaan dan pemberkasan penagihan,temuan penyimpangan maka kami akan
meminta KPK turun langsung menyelamatkan uang Negara yang sudah lama diduga
dipakai untuk Pemilu,Pileg,dan Pilpres.” Tutur Tana salah satu orator LSM
tersebut. (red)